Surabaya – Tim Bayucaraka Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali mengukir prestasi gemilang di kancah global. Dalam ajang Singapore Amazing Flying Machine Competition (SAFMC) 2026 yang digelar di Singapura, tim ini sukses meraih Juara 3 melalui inovasi drone pintar yang unggul dalam presisi dan koordinasi sistem.
Bersaing dengan tim-tim terbaik dari Asia Tenggara, Bayucaraka ITS tampil pada kategori High-Speed Drone Flock dengan mengandalkan teknologi drone otonom yang mampu menyelesaikan lintasan secara terkoordinasi tanpa intervensi manual. Performa tersebut menjadi sorotan karena menunjukkan tingkat kematangan riset dan pengembangan yang tinggi dari mahasiswa ITS.
Keunggulan utama dari sistem yang dikembangkan terletak pada pemanfaatan teknologi Light Detection and Ranging (LiDAR). Teknologi ini memungkinkan drone membaca kondisi lintasan secara lebih akurat dibandingkan pendekatan berbasis kamera yang umum digunakan peserta lain. Dengan sistem ini, drone tetap mampu menjaga stabilitas dan akurasi navigasi meski dalam kondisi pencahayaan yang dinamis.
Tak hanya unggul dari sisi teknologi, Bayucaraka ITS juga menunjukkan konsistensi performa selama kompetisi berlangsung. Kemampuan menyelesaikan misi dengan optimal menjadi indikator kuat bahwa inovasi yang dikembangkan tidak hanya canggih secara konsep, tetapi juga siap diimplementasikan dalam skenario nyata.
Capaian ini sekaligus mempertegas posisi ITS sebagai salah satu perguruan tinggi yang konsisten melahirkan inovasi teknologi berdaya saing global. Pengembangan drone otonom yang dilakukan Bayucaraka bahkan dinilai memiliki potensi luas untuk mendukung berbagai sektor strategis, mulai dari logistik hingga sistem transportasi masa depan.
Ikatan Orang Tua Mahasiswa ITS (IKOMA ITS) menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang diraih oleh Tim Bayucaraka. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan institusi, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa ITS mampu menjawab tantangan global melalui inovasi dan kerja keras.
IKOMA ITS juga menegaskan bahwa pencapaian seperti ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk peran orang tua dalam mendorong dan memfasilitasi pengembangan potensi mahasiswa. Oleh karena itu, IKOMA ITS mengajak seluruh orang tua mahasiswa untuk terus berkontribusi dan memberikan dukungan, baik secara moral maupun material.
Dengan dukungan yang berkelanjutan, IKOMA ITS optimistis akan semakin banyak mahasiswa ITS yang mampu menorehkan prestasi di tingkat internasional. Bayucaraka telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi dan dukungan yang kuat, karya anak bangsa mampu terbang tinggi dan bersaing di panggung dunia. (Jenama.co)