Tim Bayucaraka ITS kembali mengharumkan nama kampus lewat ajang Singapore Amazing Flying Machine Competition (SAFMC) 2026 di Singapura. Berlaga di kategori High-Speed Drone Flock dengan tiga drone andalan bernama SoeroNgajeng, SoeroMadya, dan SoeroWingking, tim ini menjadi satu-satunya dari 15 peserta se-Asia Tenggara yang berhasil menuntaskan seluruh misi dengan sempurna. Kunci keunggulannya ada pada sensor Light Detection and Ranging (LiDAR), yang membuat drone tetap presisi mengenali lintasan meski kondisi cahaya berubah-ubah — berbeda dari mayoritas tim lain yang masih mengandalkan kamera.
Hasilnya, Bayucaraka ITS pulang membawa medali Juara 3 dan berencana mengembangkan sistem lebih canggih dengan modul GPS untuk riset formasi drone otonom berikutnya. Prestasi ini sekali lagi menunjukkan bahwa mahasiswa ITS mampu bersaing di level internasional. IKOMA ITS mendukung setiap langkah mahasiswa dalam berinovasi dan berkompetisi di panggung dunia. (jenama.co)