Surabaya - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu kampus unggulan dalam pengembangan teknologi kendaraan hemat energi melalui prestasi yang diraih Tim Sapuangin ITS di ajang Shell Eco-Marathon (SEM) Asia Pacific and the Middle East 2026 yang digelar di Doha, Qatar. Kompetisi internasional ini mempertemukan ratusan tim mahasiswa dari berbagai negara untuk menguji inovasi kendaraan paling efisien dan berkelanjutan di dunia.
Dalam ajang bergengsi tersebut, Tim Sapuangin ITS berhasil mencatatkan capaian membanggakan dengan meraih Juara 2 kategori Urban Concept Internal Combustion Engine (ICE). Kategori ini menantang peserta untuk merancang kendaraan perkotaan berbasis mesin pembakaran internal dengan tingkat efisiensi energi maksimal, tanpa mengesampingkan aspek keselamatan dan standar teknis yang ketat. Keberhasilan ini menegaskan konsistensi Sapuangin ITS sebagai salah satu tim paling kompetitif dalam kompetisi kendaraan hemat energi tingkat internasional.
Tidak hanya unggul di lintasan, Sapuangin ITS juga memperoleh Juara 2 Technical Innovation Award, sebuah penghargaan yang menilai kebaruan ide, penerapan teknologi, serta solusi inovatif yang diterapkan pada kendaraan. Pengakuan ini menjadi bukti bahwa riset dan pengembangan yang dilakukan tim tidak hanya berorientasi pada performa, tetapi juga pada inovasi teknis yang memiliki nilai keberlanjutan dan potensi pengembangan lebih lanjut.
Prestasi yang diraih di SEM Qatar 2026 mencerminkan kerja keras, ketelitian, dan sinergi multidisiplin mahasiswa ITS dalam mengembangkan teknologi otomotif masa depan. General Manager Tim Sapuangin ITS menyampaikan bahwa capaian ini menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan penting untuk pengembangan performa kendaraan dan strategi tim pada kompetisi berikutnya.
“Hasil ini bukan sekadar podium, tapi juga tentang evaluasi dan pengembangan tim untuk strategi di Formula SAE tahun ini juga,” ujarnya.
Atas prestasi tersebut, IKOMA ITS menyampaikan rasa bangga dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Tim Sapuangin. IKOMA ITS menekankan bahwa pencapaian ini juga merupakan hasil dukungan penuh dari para orang tua yang senantiasa memberikan semangat, doa, dan kepercayaan kepada putra-putri mereka untuk berani tampil di kompetisi internasional. Peran keluarga menjadi bagian penting dalam membentuk mental juara dan ketekunan mahasiswa dalam berproses. IKOMA ITS mengajak seluruh orang tua untuk terus mendukung langkah dan perjuangan anak-anak kita melalui IKOMA ITS, agar semakin banyak prestasi membanggakan yang lahir dan membawa nama Indonesia bersinar di tingkat dunia.(Jenama.co)