Driven by Doa Ibu, Sapuangin ITS Kembali Berlaga dan Berprestasi di Formula SAE Japan 2026

Editor
2 menit baca
Copied!
Driven by Doa Ibu, Sapuangin ITS Kembali Berlaga dan Berprestasi di Formula SAE Japan 2026

Surabaya – Setelah tujuh tahun absen, ITS Team Sapuangin kembali mengaspal di ajang Formula SAE Japan 2026 yang berlangsung pada 2–7 Agustus 2026 di Aichi Sky Expo, Aichi, Jepang. Kembalinya Sapuangin ke kompetisi ini menjadi momentum istimewa untuk kembali membawa karya, inovasi, dan semangat mahasiswa ITS ke panggung internasional.

Formula SAE Japan merupakan kompetisi yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara untuk mengembangkan kendaraan sekaligus menguji kemampuan tim dalam aspek desain, manufaktur, performa kendaraan, hingga pengembangan bisnis.

Dalam comeback-nya tahun ini, Sapuangin menunjukkan performa yang membanggakan sejak tahapan awal kompetisi. Tim berhasil menyelesaikan Technical Inspection dalam waktu kurang dari delapan jam dan mencatatkan waktu Autocross terbaik sepanjang sejarah keikutsertaan Sapuangin di Formula SAE.

Capaian tersebut menjadi semakin istimewa karena Sapuangin menggunakan mesin berkapasitas 250 cc, sementara mayoritas tim peserta menggunakan mesin hingga 600 cc. Dengan kemampuan dan strategi yang dimiliki, Sapuangin tetap mampu menunjukkan daya saing di tengah persaingan tim-tim dari berbagai negara.

Perjuangan Sapuangin membuahkan sejumlah capaian membanggakan. Pada Formula SAE Japan 2026, Sapuangin berhasil meraih:

  • Juara 2 Overall Rank ICV Class in SEA – Formula Student Japan 2026

  • Top 2 Autocross Event ICV Class in SRA – Formula Student Japan 2026

  • Peringkat 2 Overall ICV Southeast Asia

  • Peringkat 36 Overall ICV Formula SAE Japan

  • Peringkat 16 dari 51 tim – Cost & Manufacturing Event

  • Peringkat 25 dari 54 tim – Business Plan Presentation Event

  • Peringkat 34 dari 54 tim – Design Event

  • Top 32 dari 54 tim – Autocross Event

Tak berhenti pada torehan di setiap kategori, Sapuangin juga berhasil menunjukkan peningkatan signifikan pada klasemen keseluruhan. Dari peringkat 64, Sapuangin berhasil naik ke peringkat 36 Overall ICV Formula SAE Japan 2026.

Pencapaian ini menjadi bukti bahwa tujuh tahun bukanlah akhir dari perjalanan Sapuangin. Setelah kembali berkompetisi, tim mampu membangun kembali daya saingnya dan menunjukkan bahwa inovasi mahasiswa ITS mampu bersaing di tingkat internasional.

Di balik setiap perjalanan mahasiswa untuk berkarya dan berprestasi, selalu ada dukungan yang menjadi bagian dari kekuatan mereka. Bagi Ikatan Orang Tua Mahasiswa ITS (IKOMA ITS), keberhasilan Sapuangin menjadi kebanggaan tersendiri sebagai bagian dari keluarga besar ITS. IKOMA ITS bangga dan akan terus mendukung langkah Sapuangin untuk membawa nama ITS semakin jauh. Semoga capaian ini menjadi awal dari perjalanan yang semakin panjang untuk terus berinovasi, berprestasi, dan mengharumkan nama ITS di kancah internasional. (Jenama.co)


Bagikan kegiatan ini
Copied!

Kegiatan Terbaru